Pusat Grosir Bubuk Bahan Baku Minuman Aneka Rasa

3 SYARAT MEMULAI BISNIS DENGAN MODAL MINIM

 

kendal expo (28)

3 syarat memulai bisnis dengan modal minim

CARA MEMULAI BISNIS MODAL KECIL ATAU BESAR

Tidak punya modal besar, bukanlah halangan untuk memulai bisnis. Jangan karena alasan punya modal kecil, kita mengubur mimpi memiliki penghasilan dari bisnis. Harga semakin tinggi, semua kebutuhan pokok harganya terus merangkak, maka kita harus berusaha untuk giat lagi, salah satunya dengan berbisnis.

Seperti dijelaskan pada skema dibawah, ada 3 cara yang hebat untuk memulai bisnis, meski modal kita kecil. Saya tidak akan menunjukan cara instant yang mungkin cepat juga hilangnya. Tapi 3 cara yang sangat kuat mengubah Anda menjadi pebisnis yang handal.

 

Bisa Anda lihat, tidak sedikitpun saya membahas modal. Artinya, terlepas modal Anda kecil atau besar, lakukan 3 cara ini, Anda bisa menjadi Pebisnis Handal.

OK kita bahas satu persatu.

Perkuat Silaturahim Jangan Cari Musuh

Saat teman-teman saya ingin memulai bisnis, saya meminta satu hal penting kepada mereka. Silahkan berkeliling, bersilaturahmi dengan banyak orang.  Apa yang terjadi? Seperti biasa, ada yang mengikuti ada yang tidak.

Dua orang yang mau bersilaturahim, akhirnya memiliki jaringan bisnis yang cukup sehingga bisa menjadi modal untuk memulai. Kata siapa harus selalu uang? Ada pasokan produk yang sangat banyak yang bisa mereka jual.

Pertanyaan, lalu bagaimana cara memasarkannya?

Kembali ke silaturahim, mereka kenal dengan orang yang bisa memasarkan produk secara online. Anda tahu siapa orangnya? Ya, yang menulis artikel ini. He he.

Apa yang terjadi selanjutnya adalah sudah sekian tahun, sampai artikel ini ditulis, kerja sama masih berlanjut. Saya untung mereka juga untung.

Sayangnya, masih banyak orang yang masih enggan bahkan tidak mau bersilaturahim. Bahkan tidak sedikit yang malah suka mencari musuh. Suka aneh, ada saja email atau komentar dengan kata-kata kasar yang menyerang. Apakah orang lain akan suka? Bukan jaringan bisnis yang nambah, malah dijauhi orang.

Saat ini jaman social media. Perkenalan dan membangun keakraban bisa dimulai dari internet atau sociat network. Lanjutkan dengan pertemuan darat akan lebih mantap. Alhamdulillah saya ketemu orang-orang hebat dengan cara ini.

Gunakan Prinsip Daya Ungkit

Selanjutnya adalah memanfaatkan prinsip daya ungkit. Ada banyak alat yang bisa kita manfaatkan untuk membantu kita memulai dan menjalankan bisnis. Misalnya memanfaatkan social network untuk membangun jaringan bisnis. Jadi jangan hanya menggunakan social network untuk KEPO saja, gunakan untuk hal yang bermanfaat, diantaranya membangun jaringan bisnis.

Itu hanya salah satunya. Saya punya beberapa teman yang bisa menjual produk atau jasa hanya dengan memanfaatkan yang gratisan di internet dan sebagainya. Jika kita bisa memanfaatkannya, semuanya akan bermanfaat dan memberikan hasil.

Fasilitas gratis di internet + ilmunya = bisa menghasilkan.

Jika belum tau ilmunya, ya belajar. Banyak cara belajar, bisa dengan membeli ebook, buku, video, mengikuti seminar, pelatihan, dan sebagainya. Atau, jika anggaran tidak cukup, manyak informasi yang bisa didapatkan di internet secara graatis. Kuncinya: jangan malas.

Bukan hanya fasilitas internet yang bisa didaya ungkitkan. Aset yang Anda miliki bisa diaya ungkitkan untuk memberikan suatu manfaat, memudahkan, atau meningkatkan hasil.

Jadilah Orang Yang Dipercaya

Tidak semua orang yang ngajak kerjasama dengan saya diterima. Alasannya saya kurang percaya mereka. Sebaliknya tidak semua orang yang saya ajak kerja sama juga mau, mungkin mereka tidak percaya saya. Artinya semakin banyak orang yang percaya Anda, akan semakin mudah membangun bisnis.

Ada 3 kepercayaan yang harus Anda bangun untuk bisa bekerja sama dengan orang lain:

  1. Kepercayaan bahwa ANDA adalah orang yang jujur
  2. Kepercayaan bahwa ANDA adalah orang yang mampu
  3. Kepercayaan bahwa BISNIS Anda adalah bisnis yang prospektif

Jangan marah saat ada orang yang tidak percaya kepada Anda. Mungkin saja Anda pernah melakukan kesalahan dan kelalaian sehingga orang tidak percaya kepada Anda. Mungkin ide bisnis Anda menurut mereka kurang prospektif. Yang perlu Anda lakukan adalah terus memperbaiki dan membina diri sendiri agar lebih dipercaya.

Kesimpulan Cara Memulai Bisnis Modal Kecil

Pada dasarnya, cara memulai bisnis sementara modal Anda kecil, maka pikirkan kerja sama dan daya ungkit. Untuk membangun kerja sama ada dua hal yang diperlukan yaitu rajin bersilaturahim dan jadilah orang yang dipercaya. Satu cara lagi adalah dengan memanfaatkan daya ungkit. Selain memanfaatkan apa yang ada dan aset yang Anda miliki, kerja sama juga berarti daya ungkit. Daya ungkit itu luas, tidak sebatas produk atau kemampuan marketing.

 

MODAL DENGKUL UNTUNG SEBAKUL

dengkul

 

Modal sepeser pun kita bisa dapat keuntungan melimpah ruah? Modal dengkul untung sebakul? Apa iya usaha dengan tanpa modal sepeser.

Untuk memulai usaha yang anda kembangkan apapun dibidangnya modal tidaklah menjadi penghalang anda. Modal paling utama untuk memuka usaha “cash flow” tanpa modal dan signifikan usaha anda tidak akan berkembang. Namun anda bisa menyiasati kekurangan modal dengan melakukan kreativitas di dalam bidang permodalan banyak sekali variasinya, seperti kerja sama dengan koperasi simpan pinjam sehingga modal anda terkumpul.

Modal tidak harus dengan “uang” , modal bisa terbentuk seperti ide,gagasan,kreativitas dan aset. Beberapa usaha memerlukan kekuatan ide,gagasan,kreativitas yang jauh lebih besar. Jika kita tidak mampu menunjukan ide anda masalah modal berupa “uang “ bisa anda teratasi.

Jejaring social atau networking juga modal melakukan dalam jejaring social yang tepat dan pas akan mempercepat promosi dan daya serap produk-produk yang anda jual. Disamping itu modal dengkul kita mampu menghasilkan sesuatu yang besar, tentu diperlukan sebuah perencanaan bisnis yang tepat kita menyebutnya “Bussines Plan” tapi wirausahaan seperti bob sadino pernah mengatakan jangan terlalu banyak pertimbangan dalam usaha, nanti bisa gagal membuka usaha.

Bussines plan adalah alat bantu kunci utama keberanian mengambil resiko, namanya juga usaha harus siap untung dan siap rugi  tetapi dengan Bussines plan kalau anda rugi bukan rugi yang sangat konyol

Mengapa Mengatasi Masalah Wirausaha Sulit? Cari Tahu Alasannya

Apakah Anda Sulit Mengatasi Masalah?

Banyak yang bertanya kepada saya, baik via BBM, facebook yang bertanya cara mengatasi masalah mereka. Saya berusaha membantu siapa saja yang bertanya dengan baik-baik. Dari menjawab berbagai pertanyaan, banyak sekali pelajaran yang bisa saya share kepada Anda melalui tulisan ini. Tapi, saya akan fokus ke satu hal yang sangat penting untuk difahami jika Anda ingin menyelesaikan masalah.

Sehebat apa pun solusi yang diberikan, jika Anda tidak memahami, menerima, dan menerapkan satu hal ini, maka solusi itu tidak akan ada artinya.

Sering kali, solusi itu sederhana dan umum sekali. Artinya mungkin Anda dan kebanyakan orang sudah mengetahui solusi itu. Sayangnya, solusi yang diketahui bisa percuma jika satu hal ini belum difahami.

Cara Mengatasi Masalah Apa Pun Dengan Segera

Ups … Jika Anda tidak membaca pendahuluan langsung ke bagian ini, artinya Anda termasuk orang yang memiliki satu hal ini.

Apa itu?

Ingin mendapatkan solusi secara instan. Jika perlu tidak usaha bekerja dan hasilnya langsung datang dalam 1 atau 2 hari.

Ya, memang. Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan sekarang juga. Mungkin dan Anda bisa mencari solusi mepet. Tapi biasanya, solusi mepet akan meninggalkan masalah baru berikutnya. Bisa saja jika diperlukan, artinya mengalihkan masalah.

Tapi saat ini saya tidak sedang bicara masalah seperti ini. Fokus pada masalah yang tidak sangat mepet untuk diselesaikan. Artinya masih ada waktu untuk menyelesaikan, tapi sayangnya banyak orang yang tidak mau menjalani proses untuk mengatasi masalah itu.

Jika Anda termasuk orang yang selalu mencari solusi instan, mulailah mengubah pikiran Anda, bahwa mengatasi solusi itu membutuhkan proses dan waktu. Mungkin juga biaya. Jika terus-menerus ingin mendapatkan solusi instan, bisa saja Anda malah menghabis kan waktu untuk memikirkan dan mencarinya tanpa mengambil tindakan menjalankan solusi yang sebenarnya sudah ada.

Beberapa Studi Kasus Umum

Mau memulai bisnis, tapi tidak punya modal.

Ini pertanyaan termasuk yang paling sering saya terima. Sebenarnya solusinya sudah umum, banyak yang sudah mengetahuinya. Bisa nabung, bisa kerja sama, bisa minta, atau bisa meminjam. Masalahnya untuk bisa mendapatkan modal butuh proses dan banyak yang tidak mau menjalankan proses itu.

Untuk menabung pasti butuh waktu dan kerja kerasa menyisihkan sebagian penghasilan saat ini. Ah lama, tidak mau.

Kerja sama dikatakan ribet, sulit mencari partner yang dipercaya, dan sebagainya. Tentu butuh proses. Tapi, tidak mau juga menjalin relasi dan menjajaki kerja sama dengan orang.

Meminta? Kepada siapa? Kepada keluarga, orang tua, atau kakak misalnya. Bisa sich tapi kecil, keluarga saya bukan orang kaya. Padahal dia bisa mengembangkan uang yang kecil itu. Tapi, tidak mau juga, ingin langsung besar.

Meminjam? Ah sulit, apalagi ke bank! Tentu saja, orang akan mau meminjamkan jika mereka percaya kepada Anda. Artinya butuh waktu dan proses untuk membangun kepercayaan. Sekali lagi, tidak mau menjalankan proses itu.

Sebenarnya bisa saja memulai bisnis dengan modal seadanya, tapi sekali lagi akan membutuhkan proses. Sejauh mana Anda mau menjalani proses itu, solusi selalu ada.

Masalah Perasaan

Masalah lain yang juga kadang sulit diatasi adalah masalah perasaan. Baik ditinggalkan pacar, tidak mendapatkan sesuatu sesuai keinginan, dikecewakan orang lain, dan sebagainya.

Padahal solusinya mudah dan sudah ada di Al Quran (semua solusi ada di Al Quran):

“…. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu Tidak mengetahui.” [QS. Al Baqarah 2: 216]

Apa reaksi mereka setelah saya ingatkan ayat ini?

“Iya sich, tapi sulit.”

“Saya tau, tapi saya masih belum bisa menerima.”

“Tapi tetap saja, saya masih sakit hati.”

dan sebagainya.

Kita semua sadar, bahwa untuk melupakan perasaan yang negatif akan membutuhkan waktu. Akan ada proses yang harus dilalui. Tidak langsung melupakan dan langsung nyaman.

Anda akan dituntut untuk menjalani tahap demi tahap untuk memperbaiki perasaan Anda. Tegarkan diri Anda, bersyabarlah, dan bersyukurlah. Memang sulit, memang butuh waktu, tapi harus Anda lakukan.

Kalau mau atau merasa sangat parah, mungkin membutuhkan jasa yang berkaitan dengan terapi. Tapi setau saya, tidak juga dipastikan memberikan hasil yang instan. Butuh waktu untuk membenahi perasaan. Jalani saja, lama kelamaan Anda akan lebih nyaman lagi.

Begitu juga saya, saya pernah merasakan perasaan kecewa, marah, bahkan mungkin dendam. Awalnya sulit, tapi lama-lama juga perasaan itu bisa mudar.

Kesimpulan

Untuk mengatasi masalah itu sering kali membutuhkan proses dan waktu. Tidak menjamin akan ada solusi dengan sekejap. Butuh waktu, bahkan bisa saja untuk menemukan solusi itu sendiri Anda membutuhkan waktu. Untuk solusi yang sudah diketahui dan umum pun, cara mengatasi masalahnya bisa lama. Apalagi jika Anda belum mengetahui solusinya, akan dibutuhkan waktu untuk menemukan solusi.

Keshabaran sangat dibutuhkan untuk menemukan solusi DAN mengaplikasikan solusi itu.

Mudah-mudahan, Anda bisa mengatasi masalah sulit Anda.