Pusat Grosir Bubuk Bahan Baku Minuman Aneka Rasa

Macam – Macam Kopi di Amerika Selatan

Macam – macam Kopi di Amerika Selatan

Slurrrpppp…..

Hmm nikmatnya menikmati kopi panas waktu udara dingin.

Apalagi kopi yang dinikmati adalah varian kopi favorit. Mantapp bukan ???

Nah berbicara tentang kopi, temen-temen tahu nggak tentang macam-macam kopi ??

Bingung ??

Kita kerucutin lagi deh yaa.. ada yang tahu macam-macam kopi di Benua Amerika ?? Terutama di Amerika Selatan ??

Lanjutkan membaca

Keistimewaan Kopi Lanang

Keistimewaan Kopi Lanang

Cafeos.net – Di Lereng Gunbung Wilis, Kabupaten kediri, Jawa timur. Ada resep istimewa sebagai penambah vitalitas untuk pria dengan cara mengkonsumsi biji kopi lanang. Ternyata resep tersebut telah dikonsumsi turun temurun sejak dahulu.

Biji kopi lanan atau sering disebut peaberry coffe sebutannya dalam perdagangan internasional, memiliki bentuk yang berbeda jauh dari biji kopi rata-tara. Bentuk Biji kopi lanang lebih membulat dan condong utuh tidak terbelah.

Jika dibuka kulit luarnya, kopi lanang terdapat dua belahan biji yang terlihat gepeng. Mungkin dari bentuk yang beginilah kopi tersebut dinamakan kopi lanang, yang memiliki arti dalam bahasa jawa yaitu lelaki/laki-laki

Jenis tanaman kopi arabika, robusta atau jenis tanaman kopi lainya bisa jadi menghasilkan biji yang sama berbentuk tunggal. Hanya peluang adannya kopi lanang pada setiap tanaman kopi condong/cenderung lebih sedikit karena asal usulnya yang bukan dari varietas tanaman kopi.

Hal-hal yang bisa menyebabkan dihasilkannya kopi lanang yang dipungut dari Badan Penelitian Tanaman Insustri dan Penyegar (Balittri) dan dari beberapa ahli di situs resminya, “Penyerbukan yang dilakukan kurang maksimal berakibat rusaknya putik oleh gangguan angin maupun serangga. Namun bisa juga malnutrisi ketika pembuahan terjadi pohon menua atau juga pohon mengalami tingkat kesetressan. Bisa juga karena kelainan genetik yang terjadi.

Kepala pengelola Argo Wilis pengolahan kopi lanang mengutarakan, pada satu kilogram kopi pada umumnya memiliki kandungan 0,5 ons kopi lanang. Kopi lanang sebenarnya labir dari sortiran kopi yang biasa, bukan dari varietas khusus tanaman. Karena kelangkaan kopi lanang yang menjadikan mahal harganya.

Keberadaannya kopi lanang memang belum seboming dan sehebat kopi luwak yan gsudah mencapai taraf onternasional. Tetapi secara kualitas dan citarasanya tidak jauh berbeda dengan hasil perncernaan dari hewan Luwak. Dan penelitian kopi lanang memuat yaitu 2,1 persen kafein jauh lebih tinggi dari kopi luwak. Terkenalnya kopi lanang sebagai penambah vitalitas laki-laki hanya dari kalangan terntentu. Sentra kopi lanang saat ini dimiliki oleh Desa Mojo, Kabupaten Kediri.

Sejarah Kopi dan Penyebarannya

Setelah kita memperkenalkan apa itu kopi kepada anda pada artikel sebelumnya,pada kesempatan kali ini kami akan menceritakan sejarah kopi dan penyebarannya.

Kopi memiliki perjalanan yang panjang,mulai dari penanaman hingga menjadi minuman yang sangat nikmat untuk semua kalangan. Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali,kopi hanya ada di Ethiopia,dimana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi,ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya,biji kopi pun telah meluas sampai ke afrika utara dan biji kopi disana ditanam secara missal. Dari Afrika utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.

Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 800 SM. Pada saat itu,banyak orang di benua afrika,terutama bangsa Ethiopia yang mengkonsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan energy tubuh. Awal penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika penggembala bernama Khalid kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam setelah makan jenis beri-berian. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini akhirnya menyebar sampai ke Afrika,tetapi metode penyajiannya masih menggunakan metode konvensional.

Lalu pada abad ke-13  bangsa arab yang peradabaannya lebih maju daripada bangsa Afrika,memulai inovasinya metode pembuataan kopi. Yaitu dengan cara direbus untuk diambil sarinya. Pada abad ke-13 belum ada budidaya kopi di luar daerah arab karena bangsa arab selalu mengekspor biji kopi infertile(tidak subur) dengan cara memasak dan mengeringkannya terlebih dahulu. Barulah pada tahun 1600-an seorang peziarah india bernama baba budan berhasil membawa biji kopi fertile keluar dari mekkah dan menumbuhkannya di berbagai daerah di luar arab.

Pada tahun 1615 biji kopi secara resmi masuk ke pasar eropa yang dibawa oleh saudagardr venesia. Ia mendapatkan biji kopi dari orang turki, akan tetapi pasokan dari orang turki tidak bisa memenuhi pasar eropa,hingga akhirnya bangsa eropa membudidayakannya sendiri pada tahun 1616 yang pertama kali di budi daya oleh bangsa belanda,dan biji kopi dibawa ke pulau jawa pada tahun 1690.

Demikianlah cerita singkat dari sejarah kopi dan penyebarannya. Dan kami akan melanjutkan pembahasan selanjutnya dengan judul “mengenal jenis-jenis kopi di Indonesia”.

 

Fp : Cafeos

PIN BB : 5E9A1EEF

No HP : 082134519100

Yuk Mengenal Si Hitam Nikmat…..

Kopi merupakan komoditas rakyat yang sudah cukup lama dibudidayakan dan mampu menjadi sumber nafkah bagi lebih dari satu setengah jiwa petani kopi Indonesia

Kopi merupakan tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan.
selain sebagai sumber penghasilan rakyat, kopi mejadi komoditas andalan ekspor dan sumber pendapatan devisa Negara.
meskipun demikian, komoditas kopi sering kalin mengalami fluktuasi harga sebagai akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan persediaan komoditas kopi di pasar dunia.

A.ASAL USUL KOPI

Konsumsi kopi dunia mencapai 70% berasal dari spesies kopi arabika dan 26% berasal dari spesies kopi robusta.
Kopi arabika (Coffea arabica) berasal dari Afrika,yaitu daerah pegunungan di Etiopia,namun demikian, kopi arabika baru dikenal oleh masyarakat dunia setelah tanaman tersebut dikembagkan di luar daerah asalnya, yaitu minuman tersebut menyebar ke dataran lainya.
Awalnya mereka mencoba memakan buah kopi dan merasakan adanya tamahan energi. Dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, buah kopi dimanfaatkan menjadi minuman kopi seperti saat ini. Masyarakat di Arab menyebut minuman yang berasal dari biji kopi tersebut sebagai qahwa yang berarti pencegahan rasa ngantuk.
Oleh karna itu, kopi mejadi minumah para sultan untuk diminum malam hari sebagai pencegahan rasa ngantuk di tenda. Kata qahwa (qahwain) berasal dari bahasa Turki, yaitu Kahven adapun istilah kopi untuk tiap Negara berbeda-beda,yaitu Kaffee (Jerman).coffee (Inggris),koffie (Belanda), dan kopi Indonesia.

Demikian pembahasan tentang asal-usul kopi, selanjutnya kita akan bahas apa itu “MORFOLOGI KOPI”