Pusat Grosir Bubuk Bahan Baku Minuman Aneka Rasa

MANFAAT LULUR KOPI

Manfaat Lulur Kopi

 

Cafeos.net—Penelitian dari negara Korea menemuka bahwa asam dalam caffein yang ada dalam bubuk kopi ternyata mempengaruhi inflamasi penyembuhan untuk luka pada kulit.

Manffat dari penggunaan lulur kopi sebagai berikut:

  • Aromaterapi

Minyak yang dikeluarkan pada kopi biasanya digunakan untuk perawatan aromaterapi. Kegunaan dari aroma tersebut untuk bertindak menjernihkan apa yang ada dalam pikiran sehingga bisa rileks. Selain itu aroma tersebut juga bisa menangkal rasa mual dan berguna untuk antidpresan.

 

  • Antioksidan

Kafein adalah senyawa utama kimia yang berada pada bubuk kopi. Antioksidan banyak manfaatnya, termasuk mencegah penyakit kangker dan jantung. Antioksidan juga bisa menetralkan dampak radikal bebas yang memungkinkan untuk merusak lapisa-lapisan pada kulit. Cerminan dari kerusakan ini adalah adanya kekeriputan dan binti-bintik pada wajah. Saat antioksidan ini digunaka efeknya membantu untuk menghalangi penuaan dini.

 

  • Exfoliation

Bahan dasar untuk lulur kopi adalah bahan kasar dari gula ataupun garam yang bertindak bagaikan exfoliator (komponen yang merawat kulit). Pengelupasan kulit menggunakan lulur kopi ini menghilangkan kulit yang mati serta sisa-sisa kotoran. Hasilnya kulit menjadi segar dan selalu muda

 

  • Aliran Darah

Banyak orang yang menggunakan lulur kopi ini agar masalah varises teratasi. Padahal selain manfaat itu lulur kopi ini mampu menaikkan aliran darah dan mengecilkan munculnya selulit (lemak yang tertimbun pada lapisan kulit)

 

  • Tekstur Kulit

Kafein juga termasuk vasodilator, yang artinya mampu menyempitkan adanya pembuluh darah pada kulit. Tindakan tersebut bekerja hingga membuat pembuluh darah tadi lebih tegas dan ketat terjadi begitu cepat. Yang hasilnya kaan tercermin pada kulit.lulur-kopi

Gedung OSCORP Industries

Kembangan NO.10 Krajankulon, Kaliwungu

Kendal JAWA TENGAH, 51372

Phone : 082134519100

PIN     : 5E9A1EEF

PEMASARAN KOPI LUWAK

Pemasaran Kopi Luwak

Pemasaran kopi luwak merupakan bisnis kepercayaan pembeli terhadap mutu dan keaslian kopi luwak.Keaslian dan mutu kopi luwak dapat dibuktikan dengan adanya sertifikat keaslian asal usulnya.Dengan demikian, setiap konsumen bisa menelusuri keasliannya,berbeda konsumen kopi luwak saat ini berasal dari Korea Selatan,Jepang,Amerika Serikat,dan beberapa konsumen dalam negeri yang umumnya pengusaha cafe di kota-kota besar.Kopi luwak biasanya dijual dalam jumlah terbatas sehingga kemasan dibuat dengan baik,aman,dan spesial.

 

FP: Cafeos.

PIN BB: 5E9A1EEF

NO HP: 082134519100

KOPI LUWAK KANDANG

Kopi Luwak Kandang

Salah satu kelemahan dari kopi luwak kandang adalah
keberlangsungan produksi dan kosistensi mutu fisik serta mutu cita rasa yang dihasilkan.Oleh karna itu,diusahakan produksi kopi luwak dengan sistem kandang.
sistem tersebut merupakan model terbaru yang bertujuan untuk mengatasi dan menghilangkan kesulitan dalam pengumpulan kopi luwak alami/liar.
Sistem kandang adalah produksi kopi luwak dengan memelihara satu ekor luwak dalam satu kandang.pemeliharaan luwak lebih dari satu ekor dalam satu kandang tidak disarankan karna akan menimbulkan pengaruh saling membunuh (kanibal)
Di dalam kandang luwak diberi makan buah kopi masak/kopi merah yang baik serta segar.Luwak tidak mau makan buah kopi yang tidak segar dan rusak sangat berpengaruh terhadap selera makan dan kesehatannya.Oleh karna itu,buah kopi merah sebagai pakan luwak harus diganti dengan yang masih baru dan segar setiap harinya.Seekor luwak di pagi hari diberi pakan sebanyak 1,2 Kg. Usaha untuk memaksimalkan produksi kopi luwak dilakukan dengan memberi pakan buah merah sebanyak 3 Kg untuk setiap ekor karna kenyataannya luwak hanya makan separuhnya saja. Pemberian kopi merah yang melebihi porsinya tersebut sebenarnya baik karna membeli peluang luwak untuk memilih buah kopi yang sesuai dengan seleranya.Di samping itu Luwak juga di beri pakan berupa potongan ayam atau ikan asin sebagai ransum tambahan setidaknya setiap 10 hari sekali.
Produksi biji kopi luwak berkulit tanduk basah dari seekor luwak sekitar 300-400 g setiap hari atau setara dengan 200 g biji kopi kering.Selanjutnya,biji kopi luwak kandang mengalami proses perendaman,pencucian,pengeringan,pegupasan kulit tanduk (huller),serta sortasi yang sama dengan kopi luwak alami (liar) untuk mendapatkan fisik biji kopi bermutu satu.Uji cita rasa kopi luwak kandang menghasilkan cita rasa yang lebih baik dibandingkan dengan cita rasa kopi luwak alami.Penyebabnya adalah pakan luwak kandang berupa hasil petik merah dapat dikontrol den selalu segar sehingga tidak terjadi cita rasa bau tanah (earthy) yang biasanya ada pada kopi luwak alami.

 

FP : Cafeos.

Pin BB: 5E9A1EEF

No hp: 082134519100

Sejarah Kopi dan Penyebarannya

Setelah kita memperkenalkan apa itu kopi kepada anda pada artikel sebelumnya,pada kesempatan kali ini kami akan menceritakan sejarah kopi dan penyebarannya.

Kopi memiliki perjalanan yang panjang,mulai dari penanaman hingga menjadi minuman yang sangat nikmat untuk semua kalangan. Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali,kopi hanya ada di Ethiopia,dimana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi,ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya,biji kopi pun telah meluas sampai ke afrika utara dan biji kopi disana ditanam secara missal. Dari Afrika utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.

Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 800 SM. Pada saat itu,banyak orang di benua afrika,terutama bangsa Ethiopia yang mengkonsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan energy tubuh. Awal penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika penggembala bernama Khalid kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam setelah makan jenis beri-berian. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini akhirnya menyebar sampai ke Afrika,tetapi metode penyajiannya masih menggunakan metode konvensional.

Lalu pada abad ke-13  bangsa arab yang peradabaannya lebih maju daripada bangsa Afrika,memulai inovasinya metode pembuataan kopi. Yaitu dengan cara direbus untuk diambil sarinya. Pada abad ke-13 belum ada budidaya kopi di luar daerah arab karena bangsa arab selalu mengekspor biji kopi infertile(tidak subur) dengan cara memasak dan mengeringkannya terlebih dahulu. Barulah pada tahun 1600-an seorang peziarah india bernama baba budan berhasil membawa biji kopi fertile keluar dari mekkah dan menumbuhkannya di berbagai daerah di luar arab.

Pada tahun 1615 biji kopi secara resmi masuk ke pasar eropa yang dibawa oleh saudagardr venesia. Ia mendapatkan biji kopi dari orang turki, akan tetapi pasokan dari orang turki tidak bisa memenuhi pasar eropa,hingga akhirnya bangsa eropa membudidayakannya sendiri pada tahun 1616 yang pertama kali di budi daya oleh bangsa belanda,dan biji kopi dibawa ke pulau jawa pada tahun 1690.

Demikianlah cerita singkat dari sejarah kopi dan penyebarannya. Dan kami akan melanjutkan pembahasan selanjutnya dengan judul “mengenal jenis-jenis kopi di Indonesia”.

 

Fp : Cafeos

PIN BB : 5E9A1EEF

No HP : 082134519100

Yuk Mengenal Si Hitam Nikmat…..

Kopi merupakan komoditas rakyat yang sudah cukup lama dibudidayakan dan mampu menjadi sumber nafkah bagi lebih dari satu setengah jiwa petani kopi Indonesia

Kopi merupakan tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan.
selain sebagai sumber penghasilan rakyat, kopi mejadi komoditas andalan ekspor dan sumber pendapatan devisa Negara.
meskipun demikian, komoditas kopi sering kalin mengalami fluktuasi harga sebagai akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan persediaan komoditas kopi di pasar dunia.

A.ASAL USUL KOPI

Konsumsi kopi dunia mencapai 70% berasal dari spesies kopi arabika dan 26% berasal dari spesies kopi robusta.
Kopi arabika (Coffea arabica) berasal dari Afrika,yaitu daerah pegunungan di Etiopia,namun demikian, kopi arabika baru dikenal oleh masyarakat dunia setelah tanaman tersebut dikembagkan di luar daerah asalnya, yaitu minuman tersebut menyebar ke dataran lainya.
Awalnya mereka mencoba memakan buah kopi dan merasakan adanya tamahan energi. Dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, buah kopi dimanfaatkan menjadi minuman kopi seperti saat ini. Masyarakat di Arab menyebut minuman yang berasal dari biji kopi tersebut sebagai qahwa yang berarti pencegahan rasa ngantuk.
Oleh karna itu, kopi mejadi minumah para sultan untuk diminum malam hari sebagai pencegahan rasa ngantuk di tenda. Kata qahwa (qahwain) berasal dari bahasa Turki, yaitu Kahven adapun istilah kopi untuk tiap Negara berbeda-beda,yaitu Kaffee (Jerman).coffee (Inggris),koffie (Belanda), dan kopi Indonesia.

Demikian pembahasan tentang asal-usul kopi, selanjutnya kita akan bahas apa itu “MORFOLOGI KOPI”